Bawaslu Banjarnegara Hadiri Pendidikan Politik Masyarakat di Desa Kutawuluh: Tekankan Penolakan Politik Uang dan Pengawasan Partisipatif
|
Banjarnegara - Bawaslu Kabupaten Banjarnegara menghadiri kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat dan Peningkatan Demokrasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan DPRD Banjarnegara. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwonegoro, pada Rabu, (13/06/2026). Dalam kegiatan tersebut, Sukarno, Anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, bertindak sebagai narasumber. Ia menegaskan pentingnya penyelenggaraan pemilu yang bebas dari praktik politik uang kepada masyarakat yang hadir. “Besok ketika ada Anggota DPRD di wilayahnya yang akan mencalonkan lagi, didukung melalui aspirasi bukan embel-embel sangu (uang). Jika prosesnya baik maka akan melahirkan sesuatu yang baik juga.” tegasnya.
Selain menekankan penolakan terhadap politik uang, Sukarno juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri dalam mengawasi seluruh proses pemilu, sehingga keterlibatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting.
Senada dengan Bawaslu, Slamet Djaka Rahardja, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol, menyampaikan harapannya agar pemilu ke depan dapat berlangsung lebih berkualitas. Ia mendorong masyarakat agar memilih wakil rakyat bukan karena iming-iming uang, melainkan karena benar-benar mengenal rekam jejak dan kapasitas calon yang akan dipilih.
Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Castro Suwito (Anggota KPU) dan Djarkasi (Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara). Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat di Kabupaten Banjarnegara.