Bawaslu Banjarnegara Bahas Tantangan Logistik Pemilu di Radio Suara Banjarnegara
|
Banjarnegara – Anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, Pursito, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Pendidikan dan Pelatihan (SDM, Organisasi dan Diklat), menjadi narasumber dalam talkshow bersama Radio Suara Banjarnegara pada Selasa (18/8/2026). Talkshow mengangkat tema “Tantangan Distribusi Logistik pada Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.”
Dalam dialog tersebut, Pursito menjelaskan pentingnya pengelolaan logistik yang memenuhi prinsip tepat jenis, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat tujuan, dan tepat waktu. Menurutnya, Bawaslu memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses logistik berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pengadaan, penyimpanan hingga pendistribusian ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Pengawasan itu bukan hanya memastikan barang sampai atau tidak, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya berjalan sesuai ketentuan dan tidak ada penyimpangan,” ujar Pursito.
Pursito turut menceritakan pengalaman pengawasan distribusi logistik di Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan. Sehari sebelum pendistribusian, hujan deras menyebabkan longsor yang menutup akses di sejumlah titik menuju TPS. Kondisi tersebut membuat distribusi logistik harus dilakukan dengan cara alternatif menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki.
“Alhamdulillah logistik akhirnya bisa sampai ke TPS. Meskipun sedikit terlambat dari jadwal, logistik tiba sebelum hari pemungutan suara sehingga tidak mengganggu pelaksanaan pemilihan,” jelasnya.
Menurut Pursito, kondisi geografis Kabupaten Banjarnegara dan potensi bencana menjadi tantangan yang perlu diantisipasi dalam distribusi logistik. Untuk itu, Bawaslu mendorong kesiapsiagaan, penyiapan jalur distribusi alternatif, peningkatan kapasitas petugas, serta partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan.
“Keberhasilan Pemilu yang jujur dan adil itu bergantung pada kerja sama semua pihak, bukan hanya Bawaslu atau KPU saja,” pungkas Pursito.
Melalui talkshow tersebut, Bawaslu Kabupaten Banjarnegara turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan logistik sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang transparan, berintegritas, dan demokratis.