Pendidikan Politik Untuk Mewujudkan Pemilih Cerdas, Pemilu Berkualitas
|
Banjarnegara – Rinta Arief Laksono, Ketua Bawaslu Kabupaten Banjarnegara menyampaikan bahwa jika pemilih sudah cerdas, maka siapapun yang mempunyai uang tidak ada artinya. Masyarakat dilibatkan dalam pengawasan untuk meningkatkan kualitas demokrasi. Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat dan Peningkatan Demokrasi yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Banjarnegara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Desa Wanayasa, Kecamatn Wanayasa (18/4/2026)
“Tugas sosialisasi kami adalah agar pemilih menjadi cerdas, karena pengawasan merupakan kewajiban bersama untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat. Demokrasi yang sehat lahir dari rakyat yang peduli, Ketika masyarakat ikut mengawasi maka pemilu menjadi milik bersama, bukan hanya milik peserta “ tambah Rinta.
Pendidikan politik bukan hanya menjadi tugas penyelenggara pemilu tetapi juga tugas pemerintah daerah. Sebagaimana dalam sambutan Slamet Djaka Rahardja (Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol) yang menyampaikan bahwa tugas dan fungsi kami adalah politik dan kesatuan bangsa untuk menjaga kondusifitas politik dan memberikan wawasan politik dan demokrasi.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Bawaslu, KPU, dan Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara ini berjalan cukup aktif. Masyarakat Desa Wanayasa sebagai peserta kegiatan sangat antusias dengan adanya pendidikan politik ini dan merupakan sarana penyampaian aspirasi masyarakat kepada wakilnya yaitu DPRD Banjarnegara.