Audiensi dengan Kapolres, Bawaslu Banjarnegara Dorong Penguatan Sinergi dan Pencegahan
|
Banjarnegara—Bawaslu Kabupaten Banjarnegara melakukan audiensi dengan Kapolres Banjarnegara AKBP Aruma Chandra Dewi beserta jajaran di Polres Banjarnegara, Selasa (1/9/2026). Kedatangan jajaran Bawaslu diterima dengan baik oleh Kapolres Banjarnegara sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjaga kondusivitas selama tahapan pemilu dan pemilihan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, Rinta Arief Laksono, menyampaikan bahwa sinergi antara Bawaslu dan Polri penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan aman serta mencegah potensi pelanggaran dan sengketa.
Dalam audiensi tersebut, Rinta menekankan pentingnya membangun kesamaan persepsi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai persoalan kepemiluan. Menurutnya, kesamaan pemahaman diperlukan agar dalam penanganan suatu permasalahan tidak terjadi perbedaan tafsir maupun langkah antarinstansi.
Rinta juga menyampaikan berbagai upaya pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang telah dilakukan Bawaslu Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), sekolah, serta perguruan tinggi, termasuk melalui program pendidikan politik, Saka Adhyasta Pemilu, Pengawasan Partisipatif (P2P), Desa Antipolitik Uang, dan Desa Pengawasan.
“Pendidikan pemilih pemula penting dilakukan sejak dini. Melalui Saka Adhyasta Pemilu dan P2P, kami berharap para pemilih pemula memiliki bekal untuk menghadapi tahapan pemilu berikutnya dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam pengawasan,” kata Rinta.
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Banjarnegara, AKBP Aruma Chandra Dewi juga menekankan pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula agar mampu berpartisipasi secara cerdas, menolak politik uang, dan menentukan pilihan berdasarkan kualitas calon. Ia berharap komunikasi dan pertukaran informasi antara Bawaslu dan Polri terus ditingkatkan sehingga setiap potensi permasalahan dapat segera diketahui dan dimitigasi.
Aruma menegaskan bahwa sinergi dengan Bawaslu tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pencegahan dan antisipasi potensi pelanggaran. “Sinergi ini tidak hanya terkait dengan penindakan, tetapi juga pencegahan dan antisipasi terjadinya pelanggaran agar kondusivitas tetap terjaga,” kata Aruma.
Audiensi ini dihadiri Ketua Bawaslu Banjarnegara Rinta Arief Laksono, Anggota Bawaslu Sukarno, Ratih Mutiara Permatasari, Muh. Tolkhah Mansur, Kepala Sekretariat Nanik Musyarofah, Kasubbag Administrasi, serta jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Banjarnegara.