Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banjarnegara Ajak Masyarakat Aktif dalam Pengawasan Partisipatif

sosialisasi

Banjarnegara – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjarnegara, Ratih Mutiara Permatasari, yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, tampil sebagai narasumber dalam kegiatan pendidikan politik masyarakat dan peningkatan demokrasi yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama DPRD Kabupaten Banjarnegara, Senin (11/05/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi sekaligus, yakni Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, dan Desa Dawuhan, Kecamatan Madukara. Peserta yang hadir terdiri dari kalangan mahasiswa, anggota karang taruna, pengurus organisasi, pemilih pemula, serta kelompok perempuan.

Dalam pemaparannya, Ratih mengajak seluruh peserta untuk terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif pemilu. Ia menegaskan bahwa peran masyarakat sangat dibutuhkan mengingat keterbatasan jumlah personel pengawas yang dimiliki Bawaslu di lapangan.

"Dengan keterbatasan jumlah pengawas yang ada di Banjarnegara, Bawaslu membutuhkan peran aktif masyarakat untuk memastikan bahwa pelaksanaan Pemilu berjalan sesuai peraturan," ungkap Ratih di hadapan para peserta.

Ratih juga memperkenalkan dua komunitas kepemiluan yang telah berhasil dibentuk oleh Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, yaitu Perisai Demokrasi Bangsa dan Lintang Dieng. Kedua komunitas ini hadir sebagai mitra strategis Bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu secara bersama-sama di tengah masyarakat.

Lebih jauh, Ratih menekankan pentingnya kesadaran setiap peserta untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, melainkan turut ambil bagian sebagai pengawas aktif di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pengawasan pemilu bukan semata tugas lembaga formal, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Ratih pun menaruh harapan besar terhadap masa depan pemilu di Banjarnegara. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang sadar dan tergerak untuk ikut mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu, sehingga pesta demokrasi dapat berlangsung secara jujur, adil, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran.

"Kami berharap kesadaran masyarakat untuk ikut mengawasi terus tumbuh. Pemilu yang bersih adalah milik kita bersama, dan menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama pula," pungkas Ratih.

Kegiatan pendidikan politik ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bakesbangpol, DPRD, dan Bawaslu Kabupaten Banjarnegara dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan partisipatif di tingkat desa.