Lompat ke isi utama

Berita

Pastikan Data Pemilih Bersih, Bawaslu Banjarnegara Lakukan Uji Petik di Kecamatan Rakit

uji petik badamita dan lengkong

Banjarnegara – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjarnegara melaksanakan pengawasan uji petik dalam rangka pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di wilayah Kecamatan Rakit, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan pengawasan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, Sukarno, didampingi staf Anda Arsyad Anwari, Annisa Herfiana Pratiwi, dan Hasan Cahyadi. Uji petik kali ini difokuskan pada penelusuran dan konfirmasi data pemilih yang telah meninggal dunia di dua desa, yakni Desa Lengkong dan Desa Badamita.

Tim pengawas pertama kali mendatangi Kantor Desa Lengkong dan disambut langsung oleh Kepala Desa Lengkong, Makhadi. Dalam pertemuan tersebut, tim melakukan konfirmasi terhadap data pemilih yang meninggal dunia sepanjang periode Januari hingga Juni 2026.

Selain itu, tim turut mengkonfirmasi data pemilih yang diperoleh dari hasil pengawasan Pilkada 2024, guna memastikan keakuratan status kematian para pemilih yang bersangkutan. Hasilnya, seluruh data pemilih yang dimaksud terkonfirmasi telah meninggal dunia.

Dari hasil uji petik di Desa Lengkong, tim pengawas mendapatkan data bahwa terdapat 30 pemilih yang telah meninggal dunia dalam rentang waktu Januari hingga Juni 2026.

Usai dari Desa Lengkong, tim pengawas melanjutkan kegiatan ke Kantor Desa Badamita. Di sana, tim bertemu dengan Laelawati selaku Operator SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) Desa Badamita.

Dalam kunjungan tersebut, seluruh data pemilih yang berasal dari hasil pengawasan Pilkada 2024 terkonfirmasi telah meninggal dunia. Selain itu, hasil uji petik juga menunjukkan terdapat 27 pemilih yang meninggal dunia dalam periode yang sama, yakni Januari hingga Juni 2026.

Anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, Sukarno, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab pengawasan yang diemban lembaganya.

"Kegiatan uji petik ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Banjarnegara dalam memastikan pemutakhiran data pemilih berjalan akurat, bersih, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data pemilih yang meninggal dunia perlu segera diperbarui agar tidak menimbulkan potensi penyalahgunaan dalam proses pemilihan yang akan datang," tegas Sukarno.

Hasil pengawasan ini selanjutnya akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait, sebagai bahan pemutakhiran daftar pemilih secara berkelanjutan.