Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pendidikan Demokrasi, Bawaslu Banjarnegara dan STIE Tamansiswa Resmi Jalin Kerja Sama

TTD MoU

Ketua Bawaslu Kabupaten Banjarnegara dan Ketua STIE Tamansiswa Banjarnegara menandatangani Nota Kesepahaman di Kampus STIE Tamansiswa Banjarnegara (20/07)

BANJARNEGARA-Bawaslu Kabupaten Banjarnegara resmi menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tamansiswa Banjarnegara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Senin (20/7/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis kedua lembaga dalam memperkuat pendidikan demokrasi, pengawasan partisipatif, serta keterlibatan sivitas akademika dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu.

Penandatanganan MoU dihadiri jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, yakni Ketua beserta para Anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara. Sementara dari STIE Tamansiswa Banjarnegara, kegiatan disambut langsung oleh Ketua STIE Tamansiswa Banjarnegara, Lustono bersama jajaran dan sivitas akademika.

Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antara lembaga pengawas Pemilu dengan perguruan tinggi dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Kampus dinilai memiliki posisi strategis sebagai ruang pendidikan sekaligus tempat tumbuhnya gagasan kritis dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU, Bawaslu Kabupaten Banjarnegara mulai menjalankan Program Bawaslu Mengajar melalui Kelas Demokrasi dan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di lingkungan STIE Tamansiswa Banjarnegara. Kelas tersebut dirancang secara kolaboratif dengan menghadirkan pembelajaran berbasis praktik, mulai dari kuliah praktisi, pembahasan studi kasus, hingga simulasi penyelesaian sengketa proses Pemilu melalui mekanisme mediasi dan sidang adjudikasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, Rinta Arief Laksono menegaskan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tugas Bawaslu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga negara. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menanamkan nilai integritas, kejujuran, serta kesadaran untuk turut mengawasi proses demokrasi sejak dini.

“Pengawasan Pemilu bukan semata-mata tugas Bawaslu. Ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara. Karena itu, kampus menjadi ruang yang strategis untuk membangun kesadaran dan pengawasan partisipatif,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Bawaslu Kabupaten Banjarnegara dan STIE Tamansiswa Banjarnegara berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi di luar kegiatan pembelajaran. Kerja sama dapat diarahkan pada pelaksanaan seminar, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendidikan politik, hingga pembentukan komunitas pengawas partisipatif di lingkungan kampus.

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Bawaslu Kabupaten Banjarnegara dan STIE Tamansiswa dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya memahami demokrasi, tetapi juga memiliki keberanian dan kepedulian untuk turut mengawal proses demokrasi secara berintegritas.